photo panlogo.png
Home Activity Warteg Masuk Jajaran UMKM

JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengungkapkan bila rumah makan warung tegal (Warteg) merupakan salah satu elemen sektor riil yang tergolong Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Warteg tergolong UMKM, sudah selayaknya mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk dapat terus tumbuh,” kata Wakil Ketua Komite Tetap Pemberdayaan Daerah Kadin Iqbal Farabi, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/12/2010).

Oleh dari itu, dengan tumbuhnya sektor riil, maka makin banyak potensi khususnya dari sektor pajak yang dapat digali yang secara automatis meningkatkan penerimaan, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah.

Dia pun meminta Pemerintah Daerah (Pemda) dalam membuat kebijakan untuk daerahnya mempertimbangkan banyak hal, khususnya program yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Misalnya, pemerintah pusat telah mencanangkan dalam setiap proses penyusunan APBN maupun APBD harus selalu mempertimbangkan prinsip pro poor, pro job, dan pro growth, sehingga sudah sewajarnyalah pemerintah mendorong pengentasan kemiskinan dan pengangguran serta selalu berfokus pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Hal-hal di atas dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh pemerintah daerah DKI Jakarta sehingga regulasi yang digulirkan oleh pemerintah selalu mendorong ke arah kemakmuran masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam rangka menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov DKI Jakarta akan mengenakan pajak restoran berupa pungutan 10 persen dari total pembayaran kepada pengusaha Warteg.

Dalam penarikan pajak tidak akan ada struk khusus tetapi menggunakan sistem self assessment. Warteg yang akan dikenakan pajak, adalah yang beromzet lebih dari Rp60 juta per tahunnya.

Pajak restoran yang akan dikenakan ke Warteg ini berdasarkan ketentuan pasal 1 angka 22 dan 23 UU 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang menjadi payung hukum bagi Pemprov DKI Jakarta mengenakan pajak restoran sebesar 10 persen untuk Warteg.(ade)

Sumber media Online : http://economy.okezone.com/read/2010/12/02/320/399514/warteg-masuk-jajaran-umkm