photo panlogo.png
Home Activity Setetes Darah Sejuta Harapan

Indonesia saat ini membutuhkan sekitar 4,8 juta kantong darah pertahunnya, atau 13150 perharinya jumlah ini terus bertambah dr tahun ke tahun. Kesadaran utk mendonorkan darah adalah sangat perlu mengingat keperluan akan darah yg terus meningkat ini masih dlm posisi kekurangan. Selain jumlah kantong darah yg terbatas, jumlah pendonor pun di rasakan masih kurang.

Sekantong darah yang didonorkan seringkali dapat menyelamatkan nyawa seseorang.

Darah adalah komponen tubuh yang berperan membawa nutrisi dan oksigen ke semua organ tubuh, termasuk organ-organ vital seperti otak, jantung, paru-paru, ginjal, dan hati. Jika darah yang beredar di dalam tubuh sangat sedikit oleh karena berbagai hal, maka organ-organ tersebut akan kekurangan nutrisi dan oksigen. Akibatnya, dalam waktu singkat terjadi kerusakan jaringan dan kegagalan fungsi organ, yang berujung pada kematian.

Indonesia dengan jumlah penduduk no 5 di dunia tentu menjadi concern kesehatan oleh karena itu PMI terus mengkampanyekan “Ayo Donor Darah”, kita sebagai warga negara yg sadar betul akan pentingnya masalah kesehatan selayaknya terlibat aktif bersama-sama dengan PMI menyumbangkan darah kita

 Manfaat dan keuntungan Donor Darah Bagi Tubuh

Donor darah adalah memberikan darah kita kepada orang yang membutuhkan darah.Sebenarnya ada atau tidak manfaat dari donor darah tersebut? Tentunya ada bagi orang yang membutuhkan darah.

Akan tetapi bagi orang yang memberikan darah? Apa saja manfaatnya?

kantong darah

Beberapa Manfaat dan keuntungan Pendonor darah

  • Satu kantong darah dapat menyelamatkan 3 nyawa
  • Membantu menurunkan berat badan
  • Membantu membakar kalori
  • Deteksi dini resiko kesehatan
  • Melindungi jantung
  • Mencegah stroke
  • Mengatur kontrol kesehatan
  • Meningkatkan sel darah merah
  • Meningkatkan kapasitas paru-paru dan ginjal
  • Meningkatkan kesehatan psikologis
  • Membantu sirkulasi darah
  • Menurunkan zat seng dalam darah
  • Memperbaharui sel darah baru
  • Mencegah resiko kesehatan
  • Mencegah penyakit langka
  • Mengetahui lebih lanjut tentang tipe darah individu

Manfaat donor darah tidak hanya dirasakan oleh resipien, namun juga bermanfaat bagi si pendonor. Jika terlalu banyak zat besi di dalam tubuh, akan mendorong timbulnya radikal bebas. Radikal bebas bisa menyebabkan perubahan fungsi sel dan meningkatkan resiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker. Lebih besar lagi resiko yang ditimbulkan pada orang yang suka makan daging, karena kandungan zat besi pada daging sangatlah tinggi.

manfaat-donor-darah2

Siapa saja yang menjadi penerima darah?

Ada berbagai macam kondisi dan penyakit yang membutuhkan transfusi darah. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Luka yang menimbulkan perdarahan hebat, misalnya kecelakaan mobil, luka sayat, luka tusuk, luka tembak, dll.
  2. Pembedahan yang menyebabkan keluarnya darah dalam jumlah besar, misalnya pembedahan jantung, pembedahan perut, dll.

Penyakit tertentu seperti penyakit hati (liver), penyakit ginjal, kanker, anemia defisiensi besi, anemia sel sabit, anemia fanconi, anemia hemolitik, anemia aplastik, talasemia, hemofilia, trombositopenia, dll.

Darah yg di terima PMI tidak serta merta langsung di donorkan, krn harus masuk uji laboratorium terlebih dahulu agar darah itu bersih dr penyakit menular, oleh sebab itu masih sangat di perlukan partisipasi aktif masyarakat utk adanya kesadaran mendonorkan darahnya utk kepentingan masyarakat lainnya yg membutuhkan. Semoga kesadaran masyarakat dari hari ke hari terus bertambah apa lagi saat ini PMI sdh menyediakan Unit Donor Darah (UDD) di titik-titik strategis yg mudah di jangkau masyarakat, yaitu di kota-kota besar, donor darah mobile, dan bahkan di mall. Jadi yg mendonorkan mendapatkan manfaat kesehatan apalagi yg di donorkan terpenuhi kebutuhannya.

Ayo kita berdonor darah.

mblUDDPMI_timdokPMI