photo panlogo.png
Home Berita PAN Rupiah Menguat, Kepercayaan Asing Pulih

JAKARTA– Membaiknya neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan Indonesia membuat kepercayaan asing pulih. Kondisi ini mendorong penguatan kurs rupiah dan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia.
Rupiah dalam dua hari terakhir menguat 600 poin ke level Rp 11.700 per dolar AS. Rupiah yang kini undervalued berpotensi menembus Rp 10.500-11.000 per dolar AS. Sedangkan di BEI, IHSG menguat 37 poin ke level 4.555,39, Senin 16 Februari 2014. Tingginya kepercayaan asing juga terlihat pada net buying asing di BEI yang mencapai Rp 1,086 triliun, kemarin.
Meski demikian, penguatan rupiah diharapkan berjalan smooth dan tidak terlalu drastis. Hal ini untuk mencegah volatilitas yang terlalu tinggi. Untuk menopang apresiasi rupiah ke depan, pemerintah menetapkan lima strategi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Keuangan Chatib Basri menegaskan, penguatan rupiah secara konsisten terjadi karena pelaku pasar, termasuk investor asing, semakin percaya terhadap perbaikan fundamental ekonomi Indonesia. Hal ini berkat keberhasilan paket kebijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah, serta kebijakan Bank Indonesia.
“Kami bersyukur  tren rupiah menguat. Ini karena adanya sentimen positif pasar terhadap fundamental ekonomi RI, khususnya neraca perdagangan yang kembali surplus dan menyusutnya defisit neraca transaksi berjalan menjadi sebesar US$ 3,3 miliar,” kata Hatta kepada wartawan di kantornya, Senin kemarin.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus menjaga reformasi struktural di industri serta defisit neraca transaksi berjalan, agar tidak kembali melebar.  “Tapi kita tidak hanya menjaga pada defisit transaksi berjalan saja, melainkan juga hal-hal yang terkait  iklim investasi dan  pasar modal  sehingga pasar memberikan sentimen positif,” tandasnya.(FA)

- See more at: http://hatta-rajasa.info/read/2671/rupiah-menguat-kepercayaan-asing-pulih#sthash.AnCfiPbJ.dpuf

Leave a Reply